Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Lama Rawat Inap pada Pasien DBD

STAP BAAK - World Health Organization (WHO) melaporkan lebih dari 2,5 miliar orang dari 2/5 populasi dunia saat ini beresiko terinfeksi virus dengue. Saat ini, lebih dati 100 negara di Afrika, Amerika, Mediterania Timur, Asia Tenggara dan Pasifik Barat merupakan wilayah dengan dampak DBD serius.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan lama rawat inap pada pasien DBD di Rumah Sakit Umum Wismarini Kabupaten Pringsewu Tahun 2015.

Desain yang digunakan dalam penelitan ini adalah analitik dengan pendekatan cross Sectional. Subjek penelitian ini adalah pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Wisma Rini Kabupaten Pringsewu Periode 2014-2015 sebanyak 273 pasien. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling di peroleh sebanyak 74 orang. Analisa data bivariat menggunakan uji chi square.

Hasil uji statistik didapat tidak ada hubungan usia dengan lama rawat inap pada pasien DBD dengan p value = 0,645, tidak ada hubungan jenis kelamin dengan lama rawat inap pada pasien DBD dengan p value = 0,290, ada hubungan jumlah trombosit dengan lama rawat inap pada pasien DBD dengan p value = 0,006, tidak ada hubungan nilai hematokrit dengan lama rawat inap pada pasien DBD dengan p value = 0,125, ada hubungan jumlah leukosit dengan lama rawat inap pada pasien DBD dengan p value = 0,049.

Judul : Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Lama Rawat Inap pada Pasien DBD di Rumah Sakit Umum Wismarini Kabupaten Pringsewu Tahun 2015

Kata Kunci : Usia, Jenis Kelamin, Trombosit, Hematokrit, Leukosit dan lama rawat inap DBD.
Pengarang : Arin Sutanto
Kepustakaan : 27 (2008-2015).


Reactions:

Share this with short URL:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar