Hubungan Pengetahuan Tentang Kanker Paru dengan Perilaku Merokok pada Siswa

Hubungan Pengetahuan Tentang Kanker Paru dengan Perilaku Merokok pada Siswa Kelas XI SMA N 1 Pringsewu Tahun 2013

Kanker adalah sel yang tumbuh secara terus-menerus secara tidak terkendali, tidak terbatas dan tidak normal (abnormal). Ada beberapa jenis kanker, antara lain kanker paru yang merupakan penyebab angka kematian tertinggi di dunia.

WHO menyebutkan data jenis kanker yang menjadi penyebab kematian terbanyak adalah kanker paru, setiap tahun ada lebih dari 1,3 juta kasus kanker paru-paru dan bronkitis baru di seluruh dunia. Pada pria lebih besar prevalensinya disebabkan faktor merokok.

WHO mencatat jumlah perokok di Indonesia sebagai nomor 3 di dunia. Sebanyak 70% perokok mulai merokok sebelum 19 tahun dan 12.77% sudah merokok sejak SD.

Berdasarkan hasil presurvey yang peneliti lakukan melalui wawancara terhadap 10 orang siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pringsewu mengatakan sudah merokok dan didapatkan data sebanyak 9 orang (90%) mengatakan tidak tahu tentang pengertian, penyebab, gejala dan pencegahan kanker paru. Sementara itu hanya 1 orang (10%) mengatakan sedikit tahu tentang kanker paru.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang kanker paru dengan perilaku merokok pada siswa kelas XI SMA N 1 Pringsewu tahun 2013.

Desain yang digunakan dalam penelitian ini bersifat korelasi dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI yang bersekolah di SMA N 1 Pringsewu yang terdiri dari 246 siswa.

Sampel diambil berdasarkan systematic random sampling sebanyak 152 orang. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 6 – 22 November 2013. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner dan analisa data bivariat menggunakan uji chi square.

Hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan responden tentang kanker paru dalam kategori baik, sebanyak 134 orang (88,2%), sedangkan perilaku merokok siswa yang tidak baik didapatkan 16 orang orang siswa yang merokok (12,5%).

Didapatkan bahwa lebih banyak pengetahuan tentang kanker paru dalam kategori baik yang tidak merokok dengan nilai p-value sebesar 0,002 berarti lebih kecil dari nilai α (0,05), yang artinya ada hubungan pengetahuan siswa kelas XI tentang kanker paru dengan perilaku merokok di SMA Negeri 1 Pringsewu.

Sehingga peneliti menyarankan bagi pihak sekolah baik guru maupun petugas UKS agar dapat melakukan penyuluhan kesehatan mengenai kanker paru dan dampak-dampak buruk merokok.

Kata kunci : pengetahuan, kanker paru, perilaku merokok
Pengarang : Romza Afriadi
Bahan pustaka : 19 (2004-2012)


Reactions:

Share this with short URL:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar