Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Kemampuan Ibu untuk Melakukan Mobilisasi Dini pada Pasien Pasca Operasi Seksio Sesaria

Menurut data World Health Organization, sebanyak 99 persen kematian ibu akibat masalah persalinan atau kelahiran terjadi di negara-negara berkembang. Diantaranya disebabkan oleh infeksi sebesar 12%.

Infeksi dapat terjadi pada masa nifas merupakan salah satu penyebab langsung kematian ibu. Pada ibu post secsio sesarea kemungkinan terjadi infeksi lebih tinggi 80 kali dibandingkan dengan persalinan pervaginam.

Dari hasil pra survey diperoleh data mengenai angka kejadian seksio sesaria, sejak tahun 2011 terdapat 128 kasus (46,24%), dan tahun 2012 sebanyak 337 kasus (53,45%) dan pada tahun 2013 sampai dengan bulan Agustus sudah tercatat 245 kasus (54,21%).

Salah satu upaya untuk mencegah hal terebut adalah dengan dilakukannya mobilisasi dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kemampuan ibu untuk melakukan mobilisasi dini pada pasien pasca operasi seksio sesaria di RSUD Pringsewu Tahun 2013.

Penelitian ini dengan jenis kualitatif menggunakan metode analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah keseluruhan ibu bersalin post sekssio sesarea pada bulan November-Desember 2013 berjumlah 81 orang ibu, sampel yang diambil sebanyak 81 ibu atau keseluruhan dari jumlah populasi dengan tehnik accidental sampling.

Analisis yang digunakan adalah univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji chi squar.

Hasil yang diperoleh distribusi frekuensi ibu yang melakukan mobilisasi dini pasca operasi seksio sesaria sebesar 26 ibu (32,1%), pengetahuan ibu tentang mobilisasi dini dengan pengetahuan yang kurang baik sebanyak 52 ibu (64,2%), sebagian besar tidak mendapatkan dukungan dari keluarga sebanyak 65 ibu (80,2%).

Ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan pelaksanaan mobilisasi dini dengan p value: 0,000, dan hubungan dukungan keluarga dengan pelaksanaan mobilisasi dini dengan p value: 0,000. Dari hasil tersebut maka diperlukan upaya penyuluhan padaibu dan keluarga tentang mobilisasi dini

Judul : Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Kemampuan Ibu untuk Melakukan Mobilisasi Dini pada Pasien Pasca Operasi Seksio Sesaria di RSUD Pringsewu Tahun 2013
Kata kunci : Pengetahuan, dukungan keluarga, mobilisasi dini
Pengarang : RINTO DWI SETIAWAN
Kepustakaan : 25 (2002 – 2013)


Reactions:

Share this with short URL:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar